Wednesday, April 2, 2014

LINTAS ACEH : IBU-IBU ALUE LEUHOB BELAJAR MENJAHIT

IBU-ibu warga Gampong Alue Leuhob, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, mendapat fasilitas dan peluang belajar menjahit pakaian wanita melalui Bantuan Pemerintah Gampong (BKPG) Program Nasional Pembinaan Masyarakat (PNPM) Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara. Fasilitas belajar menjahit itu ditempatkan di Ruang Balai PKK Desa Gampong Alue Leuhob.
Syamsuddin, Geuchik Gampong Alueu Leuhob, didampingi Ibu Syamsyiah, Ketua PKK setempat, mengatakan bahwa bu-ibu belajar menjahit dipimpin langsung oleh Ibu Ketua PKK dan seorang tutor (pelatihnya) yang sudah berpengalaman, menyajikan bimbingan secara aktif dan maksimal. Ibu Inem, Sekretaris PKK Gampong Alueu Leuhob, sebagai tutor pembimbing pembelajaran menjahit mengatakan, ibu-ibu mulai belajar sejak minggu ketiga bulan Januari 2014, batas waktu akhirnya hingga awal bulan Mei 2014, dengan 16 kali pertemuan. Sampai dengan Jum’at (7/2), saat ditemui FAKTA, menurut Ibu Inem, sudah menjalani masa pembelajaran 4 kali pertemuan. “Mudah-mudahan saja ibu-ibu akan cepat pandai menjahit pakaian wanita yang diajarkan tersebut agar dapat bermanfaat bagi kepentingan keluarga dan masyarakat luas,” imbuh Bu Inem.
Sekretaris PKK Alueu Leuhob lebih jelas mengatakan, ibu-ibu yang ikut belajar menjahit sekitar 20-an orang. Namun karena keterbatasan persediaan, PNPM setempat hanya memberikan fasilitas mesin jahit dalam program belajar menjahit itu sebanyak 15 unit saja. Sebagian ibu-ibu yang ikut belajar, tentunya satu-dua, sudah punya mesin jahit pribadi sebelumnya.
Camat Cot Girek, Drs M Yusuf, melalui Sekcamnya, Usman K SSos, di hari terakhirnya bertugas di Cot Girek, Jum’at (7/2) membenarkan adanya kegiatan pelatihan jahit-menjahit Program PNPM di Gampong Alue Leuhob tersebut. “Kegiatan itu akan dimotifasi kelanjutannya oleh Mukhtar SAg, Camat Cot irek yang baru,” kata Usman. (F.654)R.26
Ibu Inem, Sekretaris PKK Gampong Alue Leuhob, sebagai pelatih jahit menjahit, saat membimbing ibu-ibu yang belajar menjahit. 


No comments:

Post a Comment