Thursday, July 3, 2014

ANEKA BERITA : SAYEMBARA DESAIN RUANG TERBUKA HIJAU DAN ARSITEKTUR KOTA BANDUNG

SAYEMBARA desain ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pemakaman & Pertamanan Pemerintah Kota Bandung untuk mewujudkan Kota Bandung yang asri, liveable, dan memiliki sarana rekreatif, edukatif yang ekologis dalam menghadirkan identitas tempat sebagai tengaran (landmark) kota.
Sayembara terdiri dari 3 jenis, desain ruang terbuka hijau taman hutan Kota Babakan Siliwangi, desain taman konservasi Tegalega, dan desain menara taman konservasi Tegalega Kota Bandung. Sayembara ini bersifat terbuka untuk umum (arsitek profesional, masyarakat umum dan mahasiswa), dilangsungkan dalam ‘Dua Tahap', dan pemenangnya akan dilibatkan dalam pelaksanaan pengembangan rancangan, dan akan mendapatkan kompensasi atas jasa perencanaan.
Sayembara dimulai dari 12 Maret lalu, terdiri dari 3 (tiga) kegiatan, yaitu Sayembara Desain RTH Taman Hutan Kota Babakan Siliwangi, Sayembara Desain RTH Taman Konservasi Tegallega dan Sayembara Desain Menara di Taman Konservasi Tegalega Kota Bandung.
Walikota Bandung, M Ridwan Kamil, bersama Kepala Dinas Pemakaman dan Pertamanan (Diskamtam) Kota Bandung, Arif Prasetya, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Daerah Jawa Barat dan Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI) Daerah Jawa Barat, tokoh budayawan, tokoh masyarakat Kota Bandung serta Wahana Lingkungan Hidup Kota Bandung, mengumumkan pemenang Sayembara Desain Ruang Terbuka Hijau (RTH) & Arsitektur Kota Bandung seperti yang dilansir bandung go.id.
“Melalui sayembara ini kami ingin ruang-ruang publik di Bandung ini menjadi ruang ekologis dan ruang sosial, tidak hanya ekologis saja sosial manusianya terlupakan seperti hutan Babakan Siliwangi atau Tegalega yang tidak terintegrasi menjadi kesatuan fungsi sesuai perkembangan situasi saat ini. Sampai saat ini Bandung tidak mempunyai menara yang menunjukkan sebuah citra kota dengan skala urban,” terang Walikota Bandung sesaat sebelum melakukan penjurian lomba di Travel Hotel Cipaganti Apartment, Jl Cipaku Indah II Komplek Setiabudi Terrace Blok A No 20-21 Bandung, Jumat (8/5).
Walikota berkeinginan menghadirkan taman yang futuristik dan canggih di Tegalega dan mempunyai menara yang menjadi landmark kota secara vertikal yang bisa dilihat dari manapun di Kota Bandung.
Ridwan menilai karya anak-anak bangsa yang dipresentasikan sangat berkualitas. “Saya merasa senang, bahkan juara satu lomba ini masih mahasiswa, ini membuktikan gagasan itu tidak harus dari pengalaman dan ini gagasannya datang dari anak yang masih yunior. Dari imajinasi anak-anak kecil kadang lebih hebat dari kita yang sudah dewasa”.
Dari sayembara ini, Ridwan ingin membuktikan Babakan Siliwangi dan Tegalega akan lebih bermartabat lagi dengan desain yang partisipatif. “Kami undang warga dengan pemikiran yang terbaik dan hasil sayembara ini membuktikan kualitas itu,” tegasnya. (F.933) blog majalah fakta

No comments:

Post a Comment