Friday, June 27, 2014

WATAMPONE RAYA : “JANGAN POTONG DANA BSM”

KEPALA Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Jeneponto, H Khaerul GS Karaeng Kuli, meminta kepada seluruh Kepala Sekolah yang siswanya menerima kucuran dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) untuk tidak melakukan pemotongan.
                Menurut Kadispora, pemotongan dana BSM adalah pelanggaran berat bagi Kepala Sekolah. “Kami tidak mau mendengar ada teman-teman yang berproses hukum karena memotong dana BSM,” katanya sambil menambahkan, program nasional ini harus disukseskan untuk menggenjok mutu pendidikan dan terutama untuk menjaga agar tidak ada lagi siswa yang putus sekolah karena tidak ada biaya.
                Dalam hal ini perlu diketahui kalau Jeneponto masih masuk dalam daftar IMP terendah di Sulawesi Selatan untuk bidang pendidikan. “Mari kita mencegah anak didik kita putus sekolah, demi kemajuan bangsa dan negara,” tukas Khaerul GS Karaeng Kuli.
                Siswa penerima BSM di SMA Bangkala Barat, Riswanto dan Minarti, mengatakan dirinya datang ke Bank Sulselbar untuk menerima dana BSM sebesar Rp 500.000,- per triwulan. “Kakak kelas kami juga sudah menerima dan tidak ada pemotongan sepeser pun,” tegas Riswanto diamini Minarti dan puluhan temannya. (F.566) majalah fakta online

No comments:

Post a Comment