Thursday, July 7, 2016

UNTAIAN PERISTIWA

Motivasi Ribuan Siswa, Walikota Surabaya Pesan Jangan Mudah Menyerah

“Jangan malu untuk bertanya”
PARA pelajar di Kota Surabaya tidak perlu gentar untuk bersaing dengan para pelajar di seluruh dunia. Meski secara fisik para pelajar di negara lain lebih tinggi dan besar, namun pelajar Kota Pahlawan diyakini lebih berpotensi untuk unggul di bidang pendidikan.
Hal tersebut disampaikan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, saat memberikan motivasi di hadapan sekitar 1.200 pelajar kelas XII SMA Kompleks (SMA Negeri 1, 2, 5 & 9) di lapangan SMAN 2, Senin pagi (22/2). Dalam kesempatan tersebut, Bu Risma - sapaan akrab walikota - juga meminta kepada seluruh pelajar agar tidak menyerah dengan keterbatasaan yang dimiliki.
“Saya yakin bahwa semua anak ditakdirkan untuk sukses, tinggal kalian mau atau tidak. Jika kita menyerah, kita menyerah dengan takdir yang diberikan Tuhan. Batu yang setiap hari ditetesi air, perlahan akan berlobang. Menganut filosofi tersebut, saya tidak ingin kalian menyerah,” tegas Bu Risma.
Kedatangan Bu Risma di SMA Kompleks kali ini adalah kedatangan pertamanya untuk bertemu dengan para pelajar setelah kembali menjabat sebagai Walikota Surabaya. Bu Risma juga mengingatkan kepada para pelajar, untuk memanfaatkan waktu dengan baik. Karena tujuh hari lagi para pelajar ini akan menempuh ujian sekolah, dan 40 hari lagi mereka akan mengikuti ujian nasional.
“Setiap hari adalah perjuangan dan peperangan, jadikan diri kalian pemenangnya. Nanti, tujuh hari setelah ujian sekolah, saya akan datang kembali dan bertemu dengan para kepala sekolah untuk melakukan evaluasi nilai-nilai para siswa,” imbuh alumni ITS ini.
Bu Risma Tak Ingin Para Pelajar Malu Bertanya
Saat melakukan tanya-jawab dengan para pelajar, salah seorang siswi dari SMAN 2, Eis Ariska, bertanya tentang solusi ketika siswa mengalami titik jenuh. “Bu, apa solusi ketika siswa sudah terus-menerus mencoba, dan kemudian mengalami titik jenuh ?” tanya Eis Ariska.
Mantan Kepala Bappeko Surabaya ini menjawab, solusinya adalah para pelajar diminta tidak malu untuk bertanya. Karena, saat bertanya otak kita akan berkembang. “Jangan membohongi diri sendiri, jika tidak tahu maka bilang tidak tahu. Jika saya tidak tahu, saya akan bertanya sampai saya tahu. Jadi, jangan meremehkan siapa pun dan apa pun,” imbuh Bu Risma.
Selain memberikan motivasi, Bu Risma juga menekankan bahwa kejujuran adalah yang paling penting. Bahwa jika siswa merasa dirinya kurang mampu, siswa wajib untuk bertanya dan berlatih lebih keras. Kejujuran adalah salah satu kunci keberhasilan siswa. “Ini bukan ending, jika siswa dilatih melakukan yang terbaik mulai sekarang, maka selanjutnya ia akan melakukan yang terbaik dalam hidupnya ke depan,” tegas walikota.

Siswa SMAN 5, Muhammad Rizky Romadhon (18), merasa kedatangan Bu Risma menjadi penyemangat tersendiri. Menurutnya, di sela-sela kesibukan para pelajar, kedatangan sosok yang difigurkan dirasa pas untuk memberikan motivasi. “Bu Risma merupakan sosok pemimpin idaman kami, kami merasa pas jika beliau yang memberikan motivasi. Apalagi, sebentar lagi kami ujian sekolah dan ujian nasional,” imbuh pria yang akrab disapa Rizky ini. (Rilis) web majalah fakta / majalah fakta online

No comments:

Post a Comment