Monday, May 16, 2016

WATAMPONE RAYA

Kodim Jeneponto Gelar Upacara Hari Juang Kartika Ke-70

KOMANDO Distrik Militer (Kodim) 1425 Kabupaten Jeneponto menggelar upacara Hari
Juang Kartika ke-70 di lapangan Makodim 1425 Jeneponto, Selasa (15/12). Upacara itu
dihadiri oleh Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar, Ketua DPRD Jeneponto, Muh Kasmin
Makkamula, dan Kapolres Jeneponto, AKBP Joko Sumamo.
Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Rudy Sandry, yang bertindak sebagai
inspektur upacara menyampaikan bahwa Hari Juang Kartika ini merupakan tonggak sejarah dalam kedaulatan bangsa dan negara untuk menyematkan semangat juang TNI Republik Indonesia. “Hari Juang Kartika ini digelar tiap tanggal 15 Desember oleh TNI RI,” katanya.
Ia mengaku, upacara ini dirangkaikan dengan bakti sosial pada Rabu (16/12)
dan donor darah di aula kantor Kodim 1425 Jeneponto. Selain itu, lanjut Dandim, pihaknya juga akan melakukan bedah rumah gratis pada 10 orang warga Jeneponto yang miskin di Desa Barana, Kecamatan Bangkala.
“Kami juga akan melakukan operasi bibir sumbing secara gratis pada 10 orang
warga Jeneponto, hanya saja operasinya akan dilakukan di Makassar,” katanya.
Menurutnya, bakti sosial tersebut merupakan program yang dilaksanakan
berkelanjutan setiap tahun bekerja sama dengan Pemkab Jeneponto melalui Dinas Sosial.
Ia menjelaskan bahwa sebelum upacara digelar pihaknya telah menggelar doa
bersama dan berziarah di Taman Makam Pahlawan serta memberikan sumbangan pada panti asuhan yang ada di Jeneponto.
“Diperingatinya Hari Juang Kartika ini diambil dari peristiwa besar para
pejuang yang dikomando Pangsar Jenderal Sudirman dalam peristiwa Palagan Ambarawa. Di mana tentara pejuang atau TNI AD kalah pada saat itu, pasalnya saat itu kondisi senjata yang digunakan oleh para pejuang apa adanya dan masih jauh dari modern dibanding dengan senjata yang dimiliki oleh para penjajah Belanda.
Namun meskipun para pejuang kalah pada saat itu, tapi semangat mereka tidak
mundur dan tetap menyusun strategi untuk melakukan perlawanan dan akhirnya

memenangkan pertempuran Palagan Ambarawa itu”. (F.566) web majalah fakta / majalah fakta online

No comments:

Post a Comment